Makian Mawar Hitam


Makian Mawar Hitam
(Untukmu yang Gelisah pada damaiku)
 

Mata itu semakin memandangku dalam
Sebisa ku, bahkan pengamat psikolog tak mampu
Sesaat itu angin kecil memaksaku acuh
Bahkan tertawa
Lalu diam.
Biadab !
Kau telan setiap peneduh raga ku
Dengan dingin kau bakar gubukku
Tersenyum tanpa dosa
Pikirmu saja
Biadab !
Potong saja tangan ku atau semuanya
Bawa dan makan !
Bahkan tikus dan anjing hanya akan melengo
Mungkin segera menangis
Tiada akan rasa ingin pula denganmu
Diam !
Kau bertingkah seolah membawa segelas air,
Sesaat setelah dengan tenang kau tempatkan aku di padang tandus ini
Aku tau !
Itu tuba !
Bahkan binatang menolak menelan saat kenyang
Kamu tidak !
Busuk !
Rakus !
Mata itu, hanya terbalik
Bukan itu, nyatanya kau dustakan.
Biadab !




M. Febrian Hadi
Senin, 19 Agustus 2019

Komentar